BERITA BOLA Jakarta - Real Madrid dapat suntikan dana besar dari keberhasilannya menjuarai Liga Champions. Atas sukses tersebut, El Real diperkirakan mendapat pemasukan hingga Rp 907 miliar.
Atas sukses meraih titel ke-10, Madrid mendapatkan uang hadiah kompetisi sebesar 10,5 juta euro (sekitar Rp 165,7 miliar). Tapi itu belum semuanya, soalnya uang dari hak siar pertandingan sejak fase grup jumlahnya juga besar.
Total pemasukan 'Si Putih' di kompetisi Eropa di musim yang baru saja tuntas adalah sebesar 57,5 juta euro (sebanyak 37,4 juta euro sebagai hadiah kompetisi dan 20,1 euro dari hak siar). Jumlah tersebut setara dengan Rp 907 miliar. Madrid pun menjadi klub yang paling banyak mengeruk uang dari Liga Champions musim 2013/2014 lalu.
Atletico Madrid yang jadi runner up musim ini berhasil mengantongi uang sebesar 50 juta euro (Rp 789,4 miliar), sementara Barcelona yang out di perempatfinal masih akan menerima 45 juta euro (Rp 710,5 miliar). Demikian dikutip dari Marca.
Liga Champions memang menjadi sumber pemasukan besar bagi klub-klub Eropa. Bahkan untuk berlaga di fase playoff saja setiap klub akan mendapatkan uang sebesar 2,1 juta euro. Itu belum termasuk hak siar yang mereka dapatkan.
Sejak musim 2012/2013, sebanyak 32 klub yang masuk fase grup akan mendapatkan paling tidak 8,6 juta euro. Di tahap awal itu tiap kemenangan akan diganjar hadian uang 1 juta euro sementara imbang diberi 500.000 ribu euro.
Kelolosan ke babak 16 besar akan membuat klub dapat uang 3,5 juta euro, sementara yang lolos ke delapan besar akan kembali menerima 3,9 juta euro. Sedangkan keempat tim semifinalis masing-masing akan kembali dapat 4,9 juta euro.UEFA bahkan juga membagi-bagi pemasukan yang didapat UEFA dari hajatan Liga Champions pada klub juara kompetisi domestik yang tak berlaga di kompetisi tersebut. Mereka dapat 'jatah' sebesar 200.000 euro.
Hadiah Uang Liga Champions
Kualifikasi
- Kualifikasi pertama 150.000 euro/Rp 2,3 miliar (jika tidak lolos)
- Kualifikasi kedua 175.000 euro/Rp 2,7 miliar (jika tidak lolos)
- Kualifikasi ketiga 200.000 euro/Rp 3,1 miliar (jika tidak lolos)
Fase Grup
- Lolos fase grup 8,6 juta euro (Rp 135,7 miliar)
- Menang di fase grup 1 juta euro (Rp 15,7 miliar)
- Imbang di fase grup 500.000 euro (Rp 7,8 miliar)
Babak 16 Besar 3,5 juta euro (Rp 55,2 miliar)
Babak 8 Besar 3,9 juta euro (Rp 61,5 miliar)
Babak 4 besar 4,9 juta euro (Rp 77,3 miliar)
Finalis 6,5 juta euro (Rp 102,6 miliar)
Juara 10,5 juta euro (Rp 165,7 miliar)
Showing posts with label UEFA. Show all posts
Showing posts with label UEFA. Show all posts
Home » Posts filed under UEFA
Liga Champions dalam Angka: Madrid 10, Lampard & Ibrahimovic dapat 100
BERITA BOLA Jakarta - Liga Champions musim 2013/2014 tuntas dengan memunculkan Real Madrid sebagai juara untuk kali ke-10. Sementara itu daftar klub 100 juga bertambah empat orang, termasuk Frank Lampard dan Zlatan Ibrahimovic.
Berikut angka-angka terkait Liga Champions 2013/2014, seperti dikutip dari situs resmi UEFA:
10
Sukses Real Madrid mengalahan Atletico Madrid mengakhiri penantian panjang El Real untuk meraih La Decima (titel yang ke-10). Sebelumnya Madrid sudah jadi kampiun Eropa di musim 1955–56, 1956–57, 1957–58, 1958–59, 1959–60, 1965–66, 1997–98, 1999–2000, dan 2001–02.
Selain Madrid, Bayern Munich juga mencatatkan rekor bagus terkait angka 10. Kemenangan atas CSKA Moskow dengan skor 3-1 pada matchday kelima membuat FC Hollywood jadi tim pertama yang membukukan 10 kemenangan beruntun di Liga Champions. Tapi skuat besutan Josep Guardiola tak bisa memperpanjang catatan tersebut karena di pertandingan terakhir kalah 2-3 atas Manchester City di Allianz Arena.
17
Cristiano Ronaldo mencatatkan rekor baru di Liga Champions setelah menuntaskan musim dengan 17 gol. Dia memulai kompetisi dengan hat-trick ke gawang Galatasaray, yang memberi Madrid kemenangan 6-1. Dan setelah itu Ronaldo seperti tak bisa berhenti bikim gol. Dia membuat masing-masing dua gol ke gawang FC Kopenhagen dan Juventus. Pada pertandingan berikutnya menghadapi tim yang sama CR7 juga masing-masing bikin satu golRonaldo kemudian membuat dua gol di masing-masing leg babak 16 besar kontra Schalke 04. Sementara saat berduel dengan Borussia Dortmund di delapan besar koleksi golnya bertambah satu. Rentetan gol tersebut baru terhenti di semifinal saat Madrid cuma bisa menang 1-0 atas Bayern Munich di Santiago Bernabeu. Tapi saat main di Allianz Arena dia tampil ganas dengan membuat dua gol. Satu gol lainnya yang dibuat pemain terbaik dunia itu adalah penalti ke gawang Atletico Madrid, yang memastikan Madrid menang 4-1 di final dan jadi juara.
69
Gol bunuh diri yang dibuat pemain Real Sociedad, Inigo Martinez pada detik ke 69 dalam laga kontra Manchester United di Old Trafford pada matchday ketiga adalah gol tercepat di Liga Champions. Gol itu tercipta 20 detik lebih dulu dibanding rekor gol tercepat sebelumnya yang dibuat Ricardo Gomes Vilana (FC Unirea Urziceni) saat timnya menang 4-1 atas Rangers di Ibrox pada 20 September 2009.
128
Austria Wien menjadi tim debutan fase grup Liga Champions musim ini. Itu artinya sudah ada 128 klub berbeda yang tampil di Liga Champions.4
Zlatan Ibrahimovic menjadi pemain ke-10 yang membuat empat gol dalam satu pertandingan Liga Champions. Ibra melakukannya di matchday ketiga saat Paris Saint-Germain mengalahkan RSC Anderlecht 5-0 di Brussels – yang sekaligus menjadi kemenangan awayterbesar PSG di kompetisi Eropa. Sementara itu, cuma satu pemain yang berhasil bikin lima gol dalam satu laga Liga Champions, dia adalah Lionel Messi saat Barcelona menang 7-1 di kandang atas Bayer Leverkusen pada 7 Maret 2012.
16
Di matchday dua, gelandang Anderlecht Youri Tielemans menjadi pemain termuda ketiga yang tampil di Liga Champions. Usianya ketika itu adalah 16 tahun dan 148 hari. Rekor pemain paling belia di kompetisi ini adalah Celestine Babayaro (16 tahun dan 87 hari) dan Alen Halilovic (16 tahun dan 128 hari).
5
Carlo Ancelotti menjadi pelatih kelima yang berhasil menjuarai Liga Champions dengan dua klub berbeda - setelah sebelumnya mengantar AC Milan jadi kampiun di 2003 dan 2007. Empat pelatih laing yang lebih dulu punya catatan tersebut adalah Ernst Happel (Feyenoord 1970, Hamburger SV 1983), Ottmar Hitzfeld (Dortmund 1997, Bayern 2001), Jose Mourinho (FC Porto 2004, FC Internazionale Milano 2010) dan Jupp Heynckes (Real Madrid 1998, Bayern 2013). Carletto juga bergabung dengan Bob Paisley (Liverpool) sebagai satu-satunya pelatih dengan tiga trofi Liga Champions.
55
Final Liga Champions 2013/2014 merupakan kali kelima yang mempertemukan klub dari satu negara, dan menjadi yang kedua secara beruntun setelah musim lalu Bayern Munic dan Borussia Dortmund tampil di final. Sebelumnya pernah ada Manchester United vs Chelsea, AC Milan vs Juventus dan Real Madrid vs Valencia,
41
Real Madrid mencetak 41 gol di sepanjang musim 2013/2014. Itu merupakan rekor baru setelah format keompetisi berubah seperti saat ini (13 pertandingan dari fase grup sampai final). Jumlah itu masih kalah dari 45 gol yang dibuat Barcelona pada musim 1999/2000, di mana ketika itu mereka bertanding 16 kali. Rekor gol terbanyak untuk 13 pertandingan adalah 35 gol yang dibuat Madrid dan Barca pada 2011/2013.
50
Cristiano Ronaldo menjadi pemain pertama yang tampil lebih dari 50 pertandingan Liga Champions bersama dua klub berbeda. Dia sebelumnya bermain 52 kali di Liga Champions bersama Manchester United, sementara setelah berseragam Madrid dia kini sudah punya 51 caps6
Kekalahan Bayern Munich atas Real Madrid di semifinal melanjutkan tradisi tidak ada yang mampu mempertahankan Liga Champions. Mereka menjadi tim keenam yang gugur di babak semifinal - yang menjadikan semifinal sebagai fase di mana sang juara bertahan harus tersingkir. Tercatat empat juara bertahan kalah di final, lima juara bertahan outdi perempatfinal, empat tersingkir di 16 besar dan satu terdepak di fase grup.200
Manchester United menjadi klub pertama yang menjalani 200 pertandingan di Liga Champions. Malang buat mereka, laga bersejarah tersebut berakhir dengan kekalahan 1-3 di kandang Bayern Munich dan membuat mereka terdepak. Final di Lisbon kontra Atletio menjadi laga ke-200 Real Madrid.
6
Kekalahan atas Atletico Madrid di babak delapan besar membuat Barcelona harus menyudahi rekor enam penampilan beruntun di babak semifinal.100
Empat pemain masuk ke klub 100 Liga Champions di musim ini. Zlatan Ibrahimovic melakukannya di fase grup, Petr Cech dapat pertandingannya yang ke-100 di leg kedua babak 16 besar sementara Cristiano Ronaldo dan Frank Lampard meraohnya di leg pertama babak perempatfinal.
Kini total ada 21 pemain yang punya 100 pertandingan di Liga Champions. Lampard menjadi pemain ke-12 yang meraihnya hanya bersama satu klub dan yang pertama dari Chelsea.
Berikut angka-angka terkait Liga Champions 2013/2014, seperti dikutip dari situs resmi UEFA:
10
Sukses Real Madrid mengalahan Atletico Madrid mengakhiri penantian panjang El Real untuk meraih La Decima (titel yang ke-10). Sebelumnya Madrid sudah jadi kampiun Eropa di musim 1955–56, 1956–57, 1957–58, 1958–59, 1959–60, 1965–66, 1997–98, 1999–2000, dan 2001–02.
Selain Madrid, Bayern Munich juga mencatatkan rekor bagus terkait angka 10. Kemenangan atas CSKA Moskow dengan skor 3-1 pada matchday kelima membuat FC Hollywood jadi tim pertama yang membukukan 10 kemenangan beruntun di Liga Champions. Tapi skuat besutan Josep Guardiola tak bisa memperpanjang catatan tersebut karena di pertandingan terakhir kalah 2-3 atas Manchester City di Allianz Arena.
17
Cristiano Ronaldo mencatatkan rekor baru di Liga Champions setelah menuntaskan musim dengan 17 gol. Dia memulai kompetisi dengan hat-trick ke gawang Galatasaray, yang memberi Madrid kemenangan 6-1. Dan setelah itu Ronaldo seperti tak bisa berhenti bikim gol. Dia membuat masing-masing dua gol ke gawang FC Kopenhagen dan Juventus. Pada pertandingan berikutnya menghadapi tim yang sama CR7 juga masing-masing bikin satu golRonaldo kemudian membuat dua gol di masing-masing leg babak 16 besar kontra Schalke 04. Sementara saat berduel dengan Borussia Dortmund di delapan besar koleksi golnya bertambah satu. Rentetan gol tersebut baru terhenti di semifinal saat Madrid cuma bisa menang 1-0 atas Bayern Munich di Santiago Bernabeu. Tapi saat main di Allianz Arena dia tampil ganas dengan membuat dua gol. Satu gol lainnya yang dibuat pemain terbaik dunia itu adalah penalti ke gawang Atletico Madrid, yang memastikan Madrid menang 4-1 di final dan jadi juara.
69
Gol bunuh diri yang dibuat pemain Real Sociedad, Inigo Martinez pada detik ke 69 dalam laga kontra Manchester United di Old Trafford pada matchday ketiga adalah gol tercepat di Liga Champions. Gol itu tercipta 20 detik lebih dulu dibanding rekor gol tercepat sebelumnya yang dibuat Ricardo Gomes Vilana (FC Unirea Urziceni) saat timnya menang 4-1 atas Rangers di Ibrox pada 20 September 2009.
128
Austria Wien menjadi tim debutan fase grup Liga Champions musim ini. Itu artinya sudah ada 128 klub berbeda yang tampil di Liga Champions.4
Zlatan Ibrahimovic menjadi pemain ke-10 yang membuat empat gol dalam satu pertandingan Liga Champions. Ibra melakukannya di matchday ketiga saat Paris Saint-Germain mengalahkan RSC Anderlecht 5-0 di Brussels – yang sekaligus menjadi kemenangan awayterbesar PSG di kompetisi Eropa. Sementara itu, cuma satu pemain yang berhasil bikin lima gol dalam satu laga Liga Champions, dia adalah Lionel Messi saat Barcelona menang 7-1 di kandang atas Bayer Leverkusen pada 7 Maret 2012.
16
Di matchday dua, gelandang Anderlecht Youri Tielemans menjadi pemain termuda ketiga yang tampil di Liga Champions. Usianya ketika itu adalah 16 tahun dan 148 hari. Rekor pemain paling belia di kompetisi ini adalah Celestine Babayaro (16 tahun dan 87 hari) dan Alen Halilovic (16 tahun dan 128 hari).
5
Carlo Ancelotti menjadi pelatih kelima yang berhasil menjuarai Liga Champions dengan dua klub berbeda - setelah sebelumnya mengantar AC Milan jadi kampiun di 2003 dan 2007. Empat pelatih laing yang lebih dulu punya catatan tersebut adalah Ernst Happel (Feyenoord 1970, Hamburger SV 1983), Ottmar Hitzfeld (Dortmund 1997, Bayern 2001), Jose Mourinho (FC Porto 2004, FC Internazionale Milano 2010) dan Jupp Heynckes (Real Madrid 1998, Bayern 2013). Carletto juga bergabung dengan Bob Paisley (Liverpool) sebagai satu-satunya pelatih dengan tiga trofi Liga Champions.
55
Final Liga Champions 2013/2014 merupakan kali kelima yang mempertemukan klub dari satu negara, dan menjadi yang kedua secara beruntun setelah musim lalu Bayern Munic dan Borussia Dortmund tampil di final. Sebelumnya pernah ada Manchester United vs Chelsea, AC Milan vs Juventus dan Real Madrid vs Valencia,
41
Real Madrid mencetak 41 gol di sepanjang musim 2013/2014. Itu merupakan rekor baru setelah format keompetisi berubah seperti saat ini (13 pertandingan dari fase grup sampai final). Jumlah itu masih kalah dari 45 gol yang dibuat Barcelona pada musim 1999/2000, di mana ketika itu mereka bertanding 16 kali. Rekor gol terbanyak untuk 13 pertandingan adalah 35 gol yang dibuat Madrid dan Barca pada 2011/2013.
50
Cristiano Ronaldo menjadi pemain pertama yang tampil lebih dari 50 pertandingan Liga Champions bersama dua klub berbeda. Dia sebelumnya bermain 52 kali di Liga Champions bersama Manchester United, sementara setelah berseragam Madrid dia kini sudah punya 51 caps6
Kekalahan Bayern Munich atas Real Madrid di semifinal melanjutkan tradisi tidak ada yang mampu mempertahankan Liga Champions. Mereka menjadi tim keenam yang gugur di babak semifinal - yang menjadikan semifinal sebagai fase di mana sang juara bertahan harus tersingkir. Tercatat empat juara bertahan kalah di final, lima juara bertahan outdi perempatfinal, empat tersingkir di 16 besar dan satu terdepak di fase grup.200
Manchester United menjadi klub pertama yang menjalani 200 pertandingan di Liga Champions. Malang buat mereka, laga bersejarah tersebut berakhir dengan kekalahan 1-3 di kandang Bayern Munich dan membuat mereka terdepak. Final di Lisbon kontra Atletio menjadi laga ke-200 Real Madrid.
6
Kekalahan atas Atletico Madrid di babak delapan besar membuat Barcelona harus menyudahi rekor enam penampilan beruntun di babak semifinal.100
Empat pemain masuk ke klub 100 Liga Champions di musim ini. Zlatan Ibrahimovic melakukannya di fase grup, Petr Cech dapat pertandingannya yang ke-100 di leg kedua babak 16 besar sementara Cristiano Ronaldo dan Frank Lampard meraohnya di leg pertama babak perempatfinal.
Kini total ada 21 pemain yang punya 100 pertandingan di Liga Champions. Lampard menjadi pemain ke-12 yang meraihnya hanya bersama satu klub dan yang pertama dari Chelsea.
Presiden Madrid Secara Khusus Puji Ramos
BERITA BOLA Madrid - Tanpa gol Sergio Ramos, Real Madrid tidak akan mungkin bisa mengangkat trofi Liga Champions. Oleh karenanya, bek berusia 28 tahun tersebut pun mendapatkan pujian khusus.
Pada pertandingan di Estadio Da Luz, Lisbon, Minggu (25/5/2014) dinihari WIB, Madrid tertinggal lebih dulu ketika sundulan Diego Godin membobol gawang yang dikawal Iker Casillas di menit ke-35.
Setelahnya, Atletico Madrid unggul hampir di sepanjang laga. Sampai 90 menit, para pendukung Madrid yang hadir menunggu dengan tegang.
Sampai kemudian ofisial pertandingan memberi tanda injury time lima menit, dan pada menit ketiga injury time, Madrid mendapatkan sepak pojok.
Bola yang ditendang oleh Luka Modric melambung ke arah kerumunan pemain. Di sana, Ramos melompat tinggi dan menyambutnya dengan sebuah sundulan. Dia mengarahkan sundulannya ke arah pojok sebelah kiri hingga kiper Atletico, Thibaut Courtois, tidak mampu menjangkaunya.
Gol pun tercipta dan Madrid mendapatkan tali penyelamat.
"Gol tidak kunjung tiba, sampai akhirnya Sergio Ramos, yang begitu luar biasa musim ini, mencetaknya," ujar Presiden Madrid Florentino Perez di situs resmi klub."Dia memberikan kebahagiaan kepada seluruh fans Madrid dengan mencetak gol penyama kedudukan, dan setelah extra time, memberikan kami kans untuk mengangkat trofi Liga Champions ini."
Ramos dibeli Madrid dari Sevilla pada 2005 ketika usianya masih 19 tahun. Seiring berjalannya waktu, dia menjadi salah satu sosok penting di dalam tim dan didapuk jadi wakil kapten.
Musim ini, Ramos sudah bermain sebanyak 51 kali di semua kompetisi dan mencetak 7 gol.
Pada pertandingan di Estadio Da Luz, Lisbon, Minggu (25/5/2014) dinihari WIB, Madrid tertinggal lebih dulu ketika sundulan Diego Godin membobol gawang yang dikawal Iker Casillas di menit ke-35.
Setelahnya, Atletico Madrid unggul hampir di sepanjang laga. Sampai 90 menit, para pendukung Madrid yang hadir menunggu dengan tegang.
Sampai kemudian ofisial pertandingan memberi tanda injury time lima menit, dan pada menit ketiga injury time, Madrid mendapatkan sepak pojok.
Bola yang ditendang oleh Luka Modric melambung ke arah kerumunan pemain. Di sana, Ramos melompat tinggi dan menyambutnya dengan sebuah sundulan. Dia mengarahkan sundulannya ke arah pojok sebelah kiri hingga kiper Atletico, Thibaut Courtois, tidak mampu menjangkaunya.
Gol pun tercipta dan Madrid mendapatkan tali penyelamat.
"Gol tidak kunjung tiba, sampai akhirnya Sergio Ramos, yang begitu luar biasa musim ini, mencetaknya," ujar Presiden Madrid Florentino Perez di situs resmi klub."Dia memberikan kebahagiaan kepada seluruh fans Madrid dengan mencetak gol penyama kedudukan, dan setelah extra time, memberikan kami kans untuk mengangkat trofi Liga Champions ini."
Ramos dibeli Madrid dari Sevilla pada 2005 ketika usianya masih 19 tahun. Seiring berjalannya waktu, dia menjadi salah satu sosok penting di dalam tim dan didapuk jadi wakil kapten.
Musim ini, Ramos sudah bermain sebanyak 51 kali di semua kompetisi dan mencetak 7 gol.
Cristiano Ronaldo: Rasanya Luar Biasa
BERITA BOLA Lisbon - Cristiano Ronaldo senang bukan kepalang bisa mengangkat trofi Liga Champions bersama Real Madrid. Dia menyebut, rasanya sungguh luar biasa.
Madrid menang 4-1 atas Atletico Madrid pada final yang berlangsung di Estadio Da Luz, Lisbon, Minggu (25/5/2014) dinihari WIB. Ronaldo menyumbang satu gol pada kemenangan tersebut.
Los Blancos pun mendapatkan gelar kesepuluh yang sudah lama mereka idam-idamkan.
"Sejak saya datang ke sini, saya sudah menanti momen seperti ini," ujar Ronaldo seperti dilansir Reuters.
"Tekanan untuk mendapatkannya membuat saya bermain semakin baik setiap harinya. La Decima sudah kami raih dan dengan berbagai rekor yang kami torehkan dalam perjalanan untuk memerolehnya, rasanya sungguh luar biasa."
Khusus di Liga Champions, Ronaldo sebenarnya sudah dipastikan mencatat rekor baru bahkan sebelum laga final digelar.
Sebelum duel dengan Atletico Madrid tersebut, bintang asal Portugal itu sudah membuat 16 gol. Jumlah tersebut dua gol lebih banyak dari rekor topskorer Liga Champions sebelumnya milik Lionel Messi yang dibuat pada musim 2011/2012 dan Jose Altafini (AC Milan) di tahun 1963Dinihari tadi CR7 menambah satu lagi koleksi golnya menjadi total 17. Eksekusi penalti yang dia lesakkan di ujung periode perpanjangan waktu membuat El Real meraih kemenangan gemilang 4-1.
Dengan 17 gol tersebut Ronaldo juga menyamai rekor gol terbanyak yang dibuat seorang pemain di kompetisi Eropa (Liga Champions dan Liga Europa). Di musim 2010/2011 Radamel Falcao membukukan rekor tersebut setelah dia menyumbang 17 gol untuk FC Porto di ajang Liga Europa.
Ronaldo juga sukses mencetak gol pada dua final dengan dua tim berbeda. Pada 2008, dia juga menyumbang satu gol ketika memperkuat Manchester United. Tahun itu, United sukses menjadi juara setelah mengandaskan Chelsea lewat adu penalti.
Madrid menang 4-1 atas Atletico Madrid pada final yang berlangsung di Estadio Da Luz, Lisbon, Minggu (25/5/2014) dinihari WIB. Ronaldo menyumbang satu gol pada kemenangan tersebut.
Los Blancos pun mendapatkan gelar kesepuluh yang sudah lama mereka idam-idamkan.
"Sejak saya datang ke sini, saya sudah menanti momen seperti ini," ujar Ronaldo seperti dilansir Reuters.
"Tekanan untuk mendapatkannya membuat saya bermain semakin baik setiap harinya. La Decima sudah kami raih dan dengan berbagai rekor yang kami torehkan dalam perjalanan untuk memerolehnya, rasanya sungguh luar biasa."
Khusus di Liga Champions, Ronaldo sebenarnya sudah dipastikan mencatat rekor baru bahkan sebelum laga final digelar.
Sebelum duel dengan Atletico Madrid tersebut, bintang asal Portugal itu sudah membuat 16 gol. Jumlah tersebut dua gol lebih banyak dari rekor topskorer Liga Champions sebelumnya milik Lionel Messi yang dibuat pada musim 2011/2012 dan Jose Altafini (AC Milan) di tahun 1963Dinihari tadi CR7 menambah satu lagi koleksi golnya menjadi total 17. Eksekusi penalti yang dia lesakkan di ujung periode perpanjangan waktu membuat El Real meraih kemenangan gemilang 4-1.
Dengan 17 gol tersebut Ronaldo juga menyamai rekor gol terbanyak yang dibuat seorang pemain di kompetisi Eropa (Liga Champions dan Liga Europa). Di musim 2010/2011 Radamel Falcao membukukan rekor tersebut setelah dia menyumbang 17 gol untuk FC Porto di ajang Liga Europa.
Ronaldo juga sukses mencetak gol pada dua final dengan dua tim berbeda. Pada 2008, dia juga menyumbang satu gol ketika memperkuat Manchester United. Tahun itu, United sukses menjadi juara setelah mengandaskan Chelsea lewat adu penalti.
Madrid Punya Sejumlah Opsi untuk Tutupi Absennya Alonso
BERITA BOLA Lisbon - Real Madrid dinilai bakal sangat kehilangan Xabi Alonso di laga final Liga Champions kontra Atletico Madrid akhir pekan ini. TapiLos Blancos mengaku sudah punya beberapa trik untuk mengatasinya.
Alonso harus absen pada laga final di Estadio da Luz, Lisbon, Minggu (25/5/2014) dinihari WIB akibat akumulasi kartu. Ketiadaan Alonso lantas dinilai sebagai KEHILANGAN BESAR bagi Madrid, sebagaimana diungkapkan oleh eks penyerangnya Fernando Morientes baru-baru ini.
Selain memegang peran penting sebagai pengatur tempo permainan Los Blancos, pengalaman pemain jangkar berusia 32 tahun itu jelas punya pengalaman besar di laga besar. Khusus di final Liga Champions, Alonso sudah dua kali tampil di partai puncak bersama Liverpool dan satu di antaranya berhasil juara.
Mau tak mau, Madrid harus mencari cara menambal lubang yang ditinggalkan Alonso.
"Ada sejumlah pilihan yang sedang kami pertimbangkan dan kami punya sebuah ide bagus, tapi belum ada keputusan final yang telah dibuat. Itu akan terjadi di momen terakhir," kata asisten pelatih Madrid Paul Clement kepada Guardian.
"Itu bagus, membuat para pemain tetap fokus dan tidak gugup. Memastikan mereka berlatih dengan layak dan merasa mereka punya kesempatan," tambahnya.
Clement turut mengakui kehilangan Alonso. Meski demikian, pemain internasional Spanyol itu tetap mampu memberikan suntikan moral kepada rekan setim.
"Absennya dia adalah sebuah kehilangan besar. Tapi sekadar ada dia di dekat kami saja itu juga penting. Dia itu semacam pengaruh tetap, terutama terhadap para pemain muda," tandas pria asal Inggris ini.
Alonso harus absen pada laga final di Estadio da Luz, Lisbon, Minggu (25/5/2014) dinihari WIB akibat akumulasi kartu. Ketiadaan Alonso lantas dinilai sebagai KEHILANGAN BESAR bagi Madrid, sebagaimana diungkapkan oleh eks penyerangnya Fernando Morientes baru-baru ini.
Selain memegang peran penting sebagai pengatur tempo permainan Los Blancos, pengalaman pemain jangkar berusia 32 tahun itu jelas punya pengalaman besar di laga besar. Khusus di final Liga Champions, Alonso sudah dua kali tampil di partai puncak bersama Liverpool dan satu di antaranya berhasil juara.
Mau tak mau, Madrid harus mencari cara menambal lubang yang ditinggalkan Alonso.
"Ada sejumlah pilihan yang sedang kami pertimbangkan dan kami punya sebuah ide bagus, tapi belum ada keputusan final yang telah dibuat. Itu akan terjadi di momen terakhir," kata asisten pelatih Madrid Paul Clement kepada Guardian.
"Itu bagus, membuat para pemain tetap fokus dan tidak gugup. Memastikan mereka berlatih dengan layak dan merasa mereka punya kesempatan," tambahnya.
Clement turut mengakui kehilangan Alonso. Meski demikian, pemain internasional Spanyol itu tetap mampu memberikan suntikan moral kepada rekan setim.
"Absennya dia adalah sebuah kehilangan besar. Tapi sekadar ada dia di dekat kami saja itu juga penting. Dia itu semacam pengaruh tetap, terutama terhadap para pemain muda," tandas pria asal Inggris ini.
Kalah Pengalaman, Atletico Harapkan Keberuntungan dan Dukungan Suporter Rifqi Ardita Widianto - detikSport
BERITA BOLA Lisbon - Atletico Madrid dinilai masih kalah pengalaman dari Real Madrid jelang final Liga Champions akhir pekan ini. Namun Los Colchoneros yakin peluangnya tetap 50-50.
Madrid dan Atletico akan saling berhadapan di laga puncak Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, Minggu (25/5/2014) dinihari WIB nanti. Los Blancossedikit lebih difavoritkan atas saudaranya 'Si Merah-Putih' karena dinilai lebih berpengalaman.
Fakta bahwa Atletico baru saja menjuarai Liga Spanyol mengungguli Madrid dan juga Barcelona tak otomatis membuat mereka dijagokan di final nanti.
Padahal Atletico juga punya bekal pengalaman memenangi Liga Europa dua kali dalam empat tahun terakhir, masing-masing pada musim 2009/2010 dan 2011/2012. Plus, dua gelar Piala Super Eropa pada 2010 dan 2012. Namun keempat trofi ini memang dianggap masih di bawah level Liga Champions.
Selain itu, Costa dkk. baru musim ini kembali ke kompetisi tertinggi antar klub Eropa itu, setelah terakhir pada musim 2009/2010. Sementara Madrid tak pernah absen mulai musim 1998/1999 di mana sepanjang periode tersebut sang rival sekota cuma ikut serta tiga kali.
Madrid pun dinilai punya skuat yang lebih terbiasa bermain di partai-partai dengan atmosfer besar, terlepas dari fakta bahwa sudah 12 tahun sejak terakhir kali Los Merengues tampil di final Liga Champions. Faktor pelatih Carlo Ancelotti turut mendongkrak kans Madrid, mengingat pria asal Italia itu sudah dua kali meraihThe Big Ear sebagai pelatih.
Bagaimanapun, kubu Atletico meyakini di final kesempatan kedua tim tetaplah sama. Presiden Enrique Cerezo menyebut timnya cuma butuh keberuntungan dan dukungan suporter yang melengkapi usaha pemain untuk naik ke tangga juara.
"Di sepakbola, keberuntungan memainkan peranan besar. Pada tanggal 24 nanti (waktu setempat), jika kami mendapatkan keberuntungan yang ditambahkan ke dalam permainan yang sedikit layak, dengan bahan tambahan dari dukungan para penggemar kami, maka mungkin bagi kami membawa sebuah trofi Liga Champions pertama ke lemari piala Atletico," ungkap Cerezo di situs resmi UEFA.
Madrid dan Atletico akan saling berhadapan di laga puncak Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, Minggu (25/5/2014) dinihari WIB nanti. Los Blancossedikit lebih difavoritkan atas saudaranya 'Si Merah-Putih' karena dinilai lebih berpengalaman.
Fakta bahwa Atletico baru saja menjuarai Liga Spanyol mengungguli Madrid dan juga Barcelona tak otomatis membuat mereka dijagokan di final nanti.
Padahal Atletico juga punya bekal pengalaman memenangi Liga Europa dua kali dalam empat tahun terakhir, masing-masing pada musim 2009/2010 dan 2011/2012. Plus, dua gelar Piala Super Eropa pada 2010 dan 2012. Namun keempat trofi ini memang dianggap masih di bawah level Liga Champions.
Selain itu, Costa dkk. baru musim ini kembali ke kompetisi tertinggi antar klub Eropa itu, setelah terakhir pada musim 2009/2010. Sementara Madrid tak pernah absen mulai musim 1998/1999 di mana sepanjang periode tersebut sang rival sekota cuma ikut serta tiga kali.
Madrid pun dinilai punya skuat yang lebih terbiasa bermain di partai-partai dengan atmosfer besar, terlepas dari fakta bahwa sudah 12 tahun sejak terakhir kali Los Merengues tampil di final Liga Champions. Faktor pelatih Carlo Ancelotti turut mendongkrak kans Madrid, mengingat pria asal Italia itu sudah dua kali meraihThe Big Ear sebagai pelatih.
Bagaimanapun, kubu Atletico meyakini di final kesempatan kedua tim tetaplah sama. Presiden Enrique Cerezo menyebut timnya cuma butuh keberuntungan dan dukungan suporter yang melengkapi usaha pemain untuk naik ke tangga juara.
"Di sepakbola, keberuntungan memainkan peranan besar. Pada tanggal 24 nanti (waktu setempat), jika kami mendapatkan keberuntungan yang ditambahkan ke dalam permainan yang sedikit layak, dengan bahan tambahan dari dukungan para penggemar kami, maka mungkin bagi kami membawa sebuah trofi Liga Champions pertama ke lemari piala Atletico," ungkap Cerezo di situs resmi UEFA.
